Sebetulnya materi ini udah dibahas sebelumnya sama saya, tapi... kebetulan pas setting entri, materi setting kabel LAN ini kehapus.
Oke, langsung aja ke materinya ya?
* SETTING KABEL LAN TIPE STRAIGHT AND CROSSOVER *
Perkembangan Internet pada masa kini sudah sangat pesat, sehubungan dengan semakin dibutuhkannya internet dalam segala bidang kehidupan. Setiap orang,
sekolah dan perkantoran sudah
menggunakan internet untuk
menunjang dan mempermudah dalam
pekerjaan mereka. But, saat ini saya tidak akan membahas tentang internet tersebut, namun yang akan saya bahas kali ini adalah bagaimana men-setting Kabel LAN untuk menghubungkan beberapa komputer agar terkoneksi satu sama lain. Dan tentunya ini akan mempermudah untuk penggunakan router atau hub, sehingga kita cukup hanya punya 1 koneksi internet saja, namun bisa dipergunakan bersama-sama.
Pemasangan kabel LAN mempunyai beberapa tipe. Namun, umumnya kita hanya memakai 2 tipe untuk men-setting koneksi antar komputer dengan kabel LAN ini, yaitu tipe Straight dan Crossover.
Nah.... jika rekan-rekan mau tau bagaimana cara men-setting Kabel LAN dengan kedua cara tersebut, ikuti saja langkah-langkah berikut. Oke?
1. Persiapan Alat
a. Kabel LAN UTP
Warna-warna dalam Kabel UTP ini adalah :
- Biru
- Biru Putih
- Hijau
- Hijau Putih
- Oranye
- Oranye Putih
- Coklat
- Coklat Putih
b. Jack RJ45 Connector
c. Crimping (Tang Penjepit)
2. Cara Pemasangan Kabel LAN Tipe Straight
Ujung kabel
pertama Ujung kabel
kedua
Warna kabel
untuk LAN straight sama
antara ujung satu
dan ujung lainnya.
3. Cara Pemasangan Kabel LAN Tipe Crossover
Ujung kabel pertama Ujung kabel kedua
Untuk
mempermudah sobat jika
sudah terlanjur pasang ujung pertama dengan warna berbeda, lakukan
hal berikut pada ujung kedua, berikut
perubahan nya. Pin
1 ditukar dengan Pin
3 (jadi Pin 1 dimasukkan ke Pin 3 dan Pin 3 dimasukkan
ke Pin
1) dan yang selanjutnya tukarkan pin yang 2 dengan
pin 6 (kabel yang seharusnya dimasukkan ke pin
2, masukkan
ke pin 6 demikian
sebaliknya).
Kesimpulannya:
PIN
|
Unjung 1
|
Ujung 2
|
1
|
1.putih orange
|
3.putih
hijau
|
2
|
2.orange
|
6.hijau
|
3
|
3.putih hijau
|
1.putih
orange
|
4
|
4.biru
|
4.biru
|
5
|
5.putih biru
|
5.putih
biru
|
6
|
6.hijau
|
2.orange
|
7
|
7.putih cokelat
|
7.putih cokelat
|
8
|
8.cokelat
|
8.cokelat
|
4. Perbedaan Kabel UTP Tipe Straight dengan Tipe Cross
Untuk menghubungkan
dua
buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/Switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan kabel crossover. Jika mau menghubungkan komputer ke HUB/Switch, gunakan kabel
straight.
Dalam pengkabelan straight dan
cross, kita bisa
lihat standar yang sudah ditetapkan untuk masalah pengkabelan ini, EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.
EIA/TIA 568A --- EIA/TIA 568B
Kabel Straight
Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua
ujung kabelnya, bisa EIA/TIA
568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel.
Sederhananya,
urutan warna pada kedua
ujung kabel sama. Pada kabel
straight, pin 1
di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di
ujung lainnya, dan
seterusnya.
Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2
lewat kabel straight ke Switch,
Switch
menerima data pada pin 1
dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch
tidak akan digunakan
untuk mengirim data sebagaimana halnya
pin 1 dan 2 pada PC, maka Switch
menggunakan pin 3 dan 6
untuk mengirim data ke
PC, karena
PC menerima data pada pin 3 dan
6.
Penggunaan
kabel straight :
- Menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.
- Menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.
- Menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
- Menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.
- Menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa
Kabel Crossover
Kabel crossover
menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya
dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya.
Pada gambar, pin
1 dan 2 di ujung
A terhubung ke pin
3 dan 6 di ujung
B, begitu pula pin
1 dan
2 di ujung B yang terhubung ke
pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2
pada
setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin
3 dan
6 pada setiap ujung kabel digunakan
untuk menerima data, karena
pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan
6.
Untuk mengenali
sebuah kabel
apakah crossover ataupun
straight adalah dengan hanya
melihat salah satu ujung kabel. Jika urutan warna kabel
pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover
(padahal jika ujung yang satunya
lagi juga memiliki
urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai
pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi
untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar
EIA/TIA 568B pada kedua
ujung kabelnya.
Penggunaan
kabel crossover :
- Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
- Menghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/Switch.
- Menghubungkan komputer ke port uplink Switch
- Menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch
Oke, itu aja sob yang bisa saya bagikan di postingan kali ini, semoga dapat membantu.
Referensi :
- http://www.lanshack.com/make-cat5E.aspx
- http://hyperline.com/catalog/jacks/rj45-c6.shtml
- http://www.putraprogram.com/berita-10-page0.htm
- http://blog.creanivate.com/2010/06/cara-membuat-kabel-utp-cross-untuk-lan.html
- http://syafran.wordpress.com/2008/08/12/cara-crimping-dan-pasang-konektor-rj45-pada-kabel-utplan/








Tidak ada komentar:
Posting Komentar